Tutorial tulisan higlighter stabilo atau Vox Effect di Android


Assalamual'aikum 

Haii.. 

Mungkin ada yang tau video youtube Vincent Ricardo atau Agung Hapsah menggunakan efek stabilo atau disebut vox Effect, banyak yang nyebut sih di youtube itu higlighter. 

Kali ini aku akan share bagaimana membuat vox effect hanya di Aplikasi Android.. Yeee serius ini.. 

1. Download aplikasi video kinemaster 

2. Sediakan bahan seperti screenshoot artikel berita atau blog aku juga boleh hehe. 

3. Buka aplikasinya, dan input media foto screenshoot 

4. 


 Pilih lapisan, kemudian pilih ikon tulis tangan

5. 



Pilih bentuk persegi full, dan kemudian pilih warna terang seperti kuning. Sebenarnya untuk warna itu hanya pilihan. 

6. 
Klik tulis tangan yang berada di bawah, muncul beberapa pengaturan untuk menampilkan efek animasi, opasitas dan menyampur, dll.

7. 



Pilih ikon menyampur, kemudian pilih memperbanyak. Sehingga warna font tulisan terlihat jelas.

8. Masukkan animasi  masuk vox Effect. Aku memilih efek usap kanan. Karena kita membaca dari huruf kiri ke kanan. Jadi animasi ini cocok banget dan keren. Untuk durasi aku memilih 1 detik karena tidak lama ataupun terlalu cepat. 

Animasi masuk



Oke.. 
Semoga bermanfaat jangan lupa share ke temen-temenmu.

Selengkapnya biar lebih mengerti 

Share:

2021 (Kata Pengantar)



Hai.. 

Assalamual'aikum


Sudah berapa bulan aku tidak menulis di blog ini.. C'mon pe ini sudah masuk tahun 2021. Ayo semangat menulis lagi hehe..

Godaan untuk malas menulis itu berat sekali. Aku haru mengumpulkan niat dan semangat. Setan selalu berbisik udah besok aja, trus pas besoknya dibisikin lagi udah besok lagi. Kan jadi menunda-nunda dong. Wkwkkwkw setan aja disalahin hahaha...

Tahun 2020 mengajarkan aku banyak hal, salah satunya adalah sabar. Aku semakin dekat kepada Allah, dan keluarga. Aku merasa nyaman dan bahagia walau hanya di rumah aja.. Eh kadang jenuh juga sih hahaha..

2021

Melakukan kebaikan tidak harus nunggu pergantian tahun, mulai dari sekarang dari detik ini juga. Bismillah 3..2..1.. Nah. Kalau tidak bisa melakukan hal kebaikan "pelan-pelan dulu, trus paksain".. Emang berat sih serius. Aku juga suka paksain diri sampai sekarang karena hati ini kalau dibiarkan kotor terus lebih susah menerima kebenaran. 

Jadi aku pernah membaca komentar orang-orang mengenai hidayah. Aku screenshoot dua komentar yang berurutan. 


Sengaja aku tutupi namanya biar ga pada nyariin. Masya Allah, ketika baca komentar paling atas langsung tersentuh.  Begitu juga komentar kedua.

Aku masih belajar.. Banyak banyak belajar. Aku juga bukan orang yang begitu baik. Masih jauh dari itu.. Tapi aku bukan pula penjahat. 

Cukup sekian Kata Pengantar dari aku, semoga bermanfaat yaa.. 

Share:

Mulai Berkebun Di Perkarangan Rumah Saat Covid 19

 


Selamat datang teman-teman ke mini farm ku ahhahaha. Dimana hei mini farmnya? Lokasi di halaman rumah. Alamatnya tidak perlu ku kasih tau ya hehe. Lewat tulisan kali ini aku mau menggambarkan mini farm aku yang sangat mini hehe.

Selama masih pandemi covid 19, kegiatan aktivitas di rumah semakin padat, dan aku menambahkan kesibukan dengan hobi baru yang rutin ku jalani di rumah yaitu berkebun. Hobi berkebun jadi hobi tren dan populer. 

Berkebun #dirumah aja

Berkebun tidak perlu membutuhkan space yang luas. Di halaman perkarangan rumah yang sempit aja bisa dimanfaatkan menggunakan polybag dan hidroponik sistem wick. Ohiya ada yang unik lagi kamu bisa menanam hidroponik secara vertikal, dan tumbuhan menempel di dinding. Nah, hemat space bukan?. Paling penting adalah posisikan tanaman agar mendapatkan sinar matahari yang cukup. Sayangnya halaman rumah ku tidak mendapatkan sinar matahari. 

Ini baru belajar berkebun sih, niat awal buat berkebun di rumah adalah agar hasil panen bisa dikonsumsi sendiri, mama tidak perlu pergi ke pasar beli bahan makanan. Berkebun sendiri bisa menghasilkan hasil yang organik lebih sehat. Jadi, aku membeli benih sayuran dan buah bukan tanaman hias. 

Belajar Berkebun Bersama Infarm

Aku punya pengalaman praktek kelompok menanam jagung di kebun sungguhan saat duduk dibangku kuliah. Gagal.. Tidak bisa panen.. Karena ada kambing yang memakan tanaman kelompok ku dan lainnya. 

Pengalaman berkebun dirumah juga pernah dan gagal juga. Menanam cabai dari benih sendiri. Aku mencoba eksperimen dengan biji cabai yang aku cuci, kemudian langsung aku masukan ke dalam tanah. Numbuh terus numbuh, tapi daun terserang hama putih, lama kelamaan daunnya bergugur sendiri, ada pula yang menguning. 

Selain cabai, aku mencoba menanam bawang merah dari bawang merah yang beli di pasar. Numbuh dan berbuah, sayangnya panen disaat waktu yang tepat, karena aku kurang tau kapan waktu panennya. Tidak dilanjutin lagi deh. 

Intinya semua yang aku tanam tanpa dasar ilmu dan cuma modal praktek saja. Aku berusaha tidak mau jadi bodoh lagi. 

Suatu hari ada iklan instagram mengenai berkebun praktis di rumah yang bisa setiap hari panen dari Infarm id. Terus ku follow saja instagram dan tanpa ragu kemudian beli paket berkebun di rumah praktis. Aku memesan melalui WA. 



Paketnya datang.. Apa saja yang aku dapatkan dari paket berkebun ini? Harga satu paket ini senilai 180.000 rupiah
  • 2 tray semai
  • 10 jenis benih
  • Nutrisi AB Mix
  • Cocopeat
  • Polybag 30 buah
  • Masuk grup telegram biar bisa konsultasi
  • Ebook
  • Video tutorial
Aku bisa belajar berkebun bersama Infarm. Ya, aku punya grup yang satu visi sama-sama berkebun dan panen. 


Ini pertama kali menyemai menggunakan cocopeat. Apa itu cocopeat? Aku juga baru tau cocopeat. Cocopeat berasal dari sabut kelapa. Aku sedang mencoba nanam cabai dan wortel mulai tanggal 14 Juli 2020.

Letakkan cocopeat ke tray semai, lubangi cocopeat setiap tray semai, masukkan benih yang mau ditanam. Jangan lupa disiram. Kemudian tutup dengan kain, dan simpan di tempat yang gelap. Setiap hari disiram apabila sudah numbuh sprout atau kecambah. Jangan tutup lagi dengan kain. Letakkan diluar. 

Ini dokumentasi kurang lebih 3 minggu usia tanaman cabai ku. 


Share:

Bersepeda di Era New Normal

Hai



Memasuki Era New Normal bukan berarti pandemi corona covid 19 telah berakhir, kita tetap mematuhi protokol kesehatan seperti jaga jarak, cuci tangan, membawa  helm dan perlengkapan ibadah sendiri, mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi.


Bersepeda menjadi tren terbaru di Era New Normal. Loh kok bisa ya? Semenjak di rumah aja, kita merasa bosan dan jenuh melakukan di rumah aja, bahkan berolahraga di rumah aja. Weits sabar, ini termasuk cara ikhtiar kita menghindari covid 19. Nah di era New Normal, Orang-orang sudah bisa beraktivitas di luar rumah, sepeda bisa jadi pilihan sehat nih gaes.

Meningkatnya jumlah peminat bersepeda, produksi sepeda pun meningkat. Bahkan harga sepeda naik. Wah Alhamdulillah sudah punya sepeda sebelum covid 19 walaupun jarang digunakan. Kini lebih rajin bersepeda dari sebelumnya hehe.

Aku bersepeda mengelilingi daerah sekitar rumah.. Hehe sekitar 6 km. Aku sering bersepeda bersama teman atau kakak and the genk. Bersepeda dengan santai, dapat relax nya,jadi lebih tenang gitu dan tidur pun bisa nyenyak. Pengalaman paling jauh yang terhitung yaitu 41 km startnya dari belakang UMN sampai ke Bintaro. Wiiih seru

Ada dua aplikasi untuk mengukur jarak bersepeda yaitu starva dan relive.

Hal Penting Yang Harus diperhatikan Saat Bersepeda di Era New Normal


Sebagai pengguna sepeda di jalan raya demi keselamatan dan aman pada saat pandemi covid 19.

1. Memakai masker disaat bersepeda dan menurunkan intensitas. Jangan mengebut dan terlalu cepat yang dapat menjadi sesak napas. 

2. Jaga jarak dan social distancing. 
Ketika bersepeda dengan komunitas atau dengan pesepeda lainnya tetap jaga jarak dan social distancing. 

3. Bersepeda di jalur sepeda
Sebagai pengguna sepeda di jalan raya, kita harus menjaga etika bersepda yang baik dengan menghargai pengguna transportasi pribadi dan umum. Jangan sampai menutupi jalan mereka, karena kecepatan kendaraan bermotor dan mobil lebih cepat daripada sepeda. Jangan juga bersepeda diatas trotoar yang dapat mengganggu pengguna jalan  kaki. 

4. Memakai bel sepeda
Tidak seperti motor yang mempunyai sen dan kaca spion lebih mudah untuk bergerak ke arah samping, sepeda cuma mengandalkan kepala sedikit mengarah kebelakang, penting juga menggunakan bel sepeda layaknya seperti klakson supaya memberi pesan bahwa ada sepeda yang ingin bergerak ke samping atau lebih cepat. 

5. Menggunakan lampu dan senter
Nah ada lagi perlengkapan yang penting banget buat pesepeda di malam hari atau subuh. Perlengkapan lampu diletakkan dibagian belakang sepeda, roda dan helm agar pengendara lain dapat melihat sepeda tersebut , senter pun juga agar kita bisa melihat jalan kondisi gelap

6. Menggunakan helm sepeda
Bukan untuk gegayaan tapi untuk melindungi bagian kepala dari panas atau benturan benda keras apabila terjadi kecelakaan. 

7. Perhatikan dan fokus
Jangan menyelip kendaraan besar, ingat bersepeda di era new normal bukan ajang percaya diri kebut kebutan. Jangan melawan arah ya..

Nah terakhir jangan lupa membawa air minum untuk menjaga hidrasi dalam tubuh. 
Share:

Bisnis Camilan Kekinian Bakso Pecel (Bacel) dan Kerupuk Pecel (Kucel) S&S Djajanan Asal Kabupaten Serang

Hai..



Siapa disini yang suka ngemil pas sore atau sambil nonton? hahaha iya itu mah aku banget.
Aku mau kenalin dulu dengan camilan yang menurutku sebelumnya aku tidak tau dan belum pernah coba. Apa itu? Bakso Pecel dan Kerupuk Pecel. Kerupuk Pecel Ini beda dengan kerupuk yang dicampur bumbu kacang ketoprak saat kita makan. jadi lembek gitu kan?. Nah kalau ini mah tetap renyah dan krenyes.

Aku udah pernah nyobain Bacel atau Bakso Pecel nya S&S Djajanan level pedas. Bumbu pecalnya ngga pelit alias tebal banget di bakso pecel. Rasanya mantap banget, aku suka pedasnya pas banget di lidah aku. Bikin ketagihan jadi aku order tidak cuma sekali aja.

Kucel dan Bacel enak juga disantap dengan nasi hangat dan lauk pauknya. Loh, malah jadi riview kan.

BTW, aku mau ngasih tau siapa sosok dibalik ide bisnis camilan S&S Djajanan. Mereka adalah Siti Nurjannah dan Siti Munawaroh. Mereka adalah kakak beradik yang tinggal di Kampung Rancadadap RT/RW:12/05 Desa Dahu, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten. Owner utamanya adalah sang adik, Nur , sedangkan sang kakak, Mumun sebagai sales promotion. Usaha ini tidak dikerjakan mereka berdua saja, ayah turut membantu packaging dan ibu membantu Nur memasak.

Simak deh Latar Belakang Bisnis Camilan S&S Djajanan


Awal mula bisnis S&S Djajanan di Bulan April 2020 yah masa saat dimana tagar dirumahaja menjadi trending, dan hampir semua orang melakukan kegiatan aktifitas di rumah aja, bahkan kerjaan kantor pun menjadi tambahan kegiatan di rumah. Tenang ..jangan stress teman...


Nah ide bisnis pun muncul yaitu seblak yang siap diantar ke rumah. Kebetulan Nur baru saja lulus dari sekolah dan punya hobi memasak. Jadi bisa memanfaatkan waktu untuk melakukan hobi yang berpeluang mendapatkan cuan. Promosi dilakukan melalui Status Whatsapp. Peminatnya banyak yang tertarik dan beli.. Ngga mau cuma satu menu saja, Nur mencoba membuat menu camilan lain yaitu cireng. berbeda dengan seblak, malah jumlah peminatnya lebih sedikit. Akhirnya lebih fokus membuat seblak lagi deh.

Unggahan foto atau video seblak yang dibagikan ke sosial media bikin menggoda teman-teman diluar Serang. Tapi sayangnya, teman-teman diluar Serang hanya bisa menahan godaan seblak bikinan Nur. Mumun memberi ide membuat produk untuk bisa dijangkau sampai ke luar daerah Serang, agar teman-teman yang jauh bisa sama-sama merasakan camilan. Apalagi sekarang dunia digital kan. Pesan bisa lewat sosmed dan marketplace, transfer lewat ATM atau mobile banking, dan barang pun bisa dikirim ke seluruh Indonesia dengan adanya jasa ekspedisi.

Nur pun mencoba buat produk camilan baru yaitu kerupuk pecel (kucel) dan bakso pecel (bacel), kemudian promosi di Status Whatsapp. Tak disangka, ternyata peminatnya pun banyak. S&S Djajanan mulai produksi sesuai pesanan konsumen.

Sudah dua bulan lebih bisnis S&S Djajanan berjalan, S&S Djajanan ingin membuka peluang usaha untuk orang lain dengan menjadi reseller. Hebatnya, S&S Djajanan sudah mempunyai 5 reseller. Bagi Nur dan Mumun itu seperti achievement atas usaha yang baru berjalan dua bulan sudah bisa membantu orang lain menjadi pengusaha juga. Apalagi disaat pandemi covid 19, banyak pekerja yang diberhentikan sementara, ngga dapat gaji, perusahaan bangkrut dan bahkan sampai banyak yang dipecat.

Namanya juga usaha, tidak selalu berjalan mulus. Pernah mengalami sepi pembeli. Tapi mereka yakin inti dari usaha ialah Konsisten. Orang tua mereka selalu memberi dukungan kepeda mereka dan bilang "klo rezeki g akan pernah ketuker. namanya org dgang pasti ada aja naik turunnya yg terpenting itu konsistennya jgn gegara banyak saingan dan orderan sepi kita mundur"

Muncul Ide Nama Merek S&S Djajanan 

Pertama kali mereka ingin memberi nama brandnya adalah SS Djajanan. Diambil dari dua huruf depan nama ayah dan ibu mereka yaitu Saanah dan Samanan. Teringat kata SS adalah nama merek rumah makan, dan ayah ibu mereka juga mempunyai usaha masing-masing. Kemudian diganti lagi dengan "Siti Nurjanah djajanan" (krena ownernya adalah Nur)  atau "siti aNd Siti" (karena nama mereka sama-sama Siti dan mengelola bisnis bersama). 

Akhirnya terpilih lah nama S&S Djajanan. 


Berapa sih Harganya Camilan S&S Djajanan

bananies all varian

eeiiittt..ini aku kasih listnya biar kalian ngga penasaran. Ohiya S&S Djajanan punya menu baru yaitu Bananies yaitu keripik pisang manis yang rasa coklat (lumer atau kering). strawberry, dan matcha. Tim Matcha merapat deh harus nyobain ...


  • Kucel 70 gram : Rp.5.000
  • kucel 100 gram : Rp.8.000
  • kucel 250 gram : Rp.18.000
  • bacel 70 gram : Rp.6.000
  • bacel 100 gram : Rp.9.000
  • bacel 250 gram : Rp.20.000
  • bananies all varian : Rp.13.000

Mau Order atau Jadi Reseller?

Cek dan follow di Instagram S&S Djajanan yaitu instagram.com/sns_djajanan . WhatsappNomor admin: 083806736001 atau 083898824672


Share: