Alasan Aku Menutup Akun Adsense


 Hai

Assalamual'aikum 

Wah alhamdulillah tiba-tiba aku semangat rajin bikin konten di blog yee....

Pekerjaan zaman sekarang tanpa perlu ngantor, dan menjadi karyawan loh.. Cukup menggunakan skill dan kuota internet kan sudah bisa mendapatkan penghasilan seperti blogger dan youtuber. Mungkin banyak yang bingung, bagaimana mereka bisa mendapatkan uang dari skill dan Internet saja, dan yang paling banyak kita tau pekerjaan seperti ini menghasilkan dari iklan adsense. Sebenarnya tidak hanya iklan adsense aja loh hehe.. 

Jadi, suatu hari aku menonton video Muzammil Hasballah yang judulnya Bisnis jadi youtuber, Halal vs haram? . Begini, aku mengambil sudut pandang yaitu konten dan iklan adsense dari platform.

Muzammil menjelaskan 3 syarat bolehnya bisnis sebagai Youtuber. Nah, aku tidak mungkin menjelaskan semuanya.. Kalian bisa tonton selengkapnya di youtube nya. Dari video tersebut aku mengambil kesimpulan mengenai  konten produk dan iklan adsense bahwa seorang konten kreator harus membuat konten produk harus legal dan halal, kemudian menyaring iklan yang akan tayang pada platform tersebut contoh iklan produk lembaga keuangan konvensional, bank-bank ribawi, barang ilegal, minuman keras, iklan merusak akhlak, menampilkan wanita yang seksi joget-joget, adegan yang tidak pantas, dll. 

Video itu yang membuat aku langsung memfilter hampir semua iklan adsense di blog. Lelah juga yahh.. Karena banyak banget. Satu hari aku bisa memblokir iklan sampai puluhan.

Aku pun menemukan pembahasan penghasilan dari youtuber di instagram fikih muamalat kontemporer


Jika tidak bisa difilter, maka jangan ambil keuntungan darinya.. Tapi pada akhirnya aku memilih untuk menutup akun adsense.

Instagram @fikihmuamalatkontemporer

Semoga bermanfaat ya teman-teman.. 
Aku hanya manusia biasa yang sering lupa dan berbuat dosa.. 

Sumber:

https://youtu.be/0viYWvwbM_E

https://www.instagram.com/p/CJuJ-fQBaIh

https://www.instagram.com/tv/CGJ9eccHnP0

Share:

Tutorial tulisan higlighter stabilo atau Vox Effect di Android


Assalamual'aikum 

Haii.. 

Mungkin ada yang tau video youtube Vincent Ricardo atau Agung Hapsah menggunakan efek stabilo atau disebut vox Effect, banyak yang nyebut sih di youtube itu higlighter. 

Kali ini aku akan share bagaimana membuat vox effect hanya di Aplikasi Android.. Yeee serius ini.. 

1. Download aplikasi video kinemaster 

2. Sediakan bahan seperti screenshoot artikel berita atau blog aku juga boleh hehe. 

3. Buka aplikasinya, dan input media foto screenshoot 

4. 


 Pilih lapisan, kemudian pilih ikon tulis tangan

5. 



Pilih bentuk persegi full, dan kemudian pilih warna terang seperti kuning. Sebenarnya untuk warna itu hanya pilihan. 

6. 
Klik tulis tangan yang berada di bawah, muncul beberapa pengaturan untuk menampilkan efek animasi, opasitas dan menyampur, dll.

7. 



Pilih ikon menyampur, kemudian pilih memperbanyak. Sehingga warna font tulisan terlihat jelas.

8. Masukkan animasi  masuk vox Effect. Aku memilih efek usap kanan. Karena kita membaca dari huruf kiri ke kanan. Jadi animasi ini cocok banget dan keren. Untuk durasi aku memilih 1 detik karena tidak lama ataupun terlalu cepat. 

Animasi masuk



Oke.. 
Semoga bermanfaat jangan lupa share ke temen-temenmu.

Selengkapnya biar lebih mengerti 

Share:

2021 (Kata Pengantar)



Hai.. 

Assalamual'aikum


Sudah berapa bulan aku tidak menulis di blog ini.. C'mon pe ini sudah masuk tahun 2021. Ayo semangat menulis lagi hehe..

Godaan untuk malas menulis itu berat sekali. Aku haru mengumpulkan niat dan semangat. Setan selalu berbisik udah besok aja, trus pas besoknya dibisikin lagi udah besok lagi. Kan jadi menunda-nunda dong. Wkwkkwkw setan aja disalahin hahaha...

Tahun 2020 mengajarkan aku banyak hal, salah satunya adalah sabar. Aku semakin dekat kepada Allah, dan keluarga. Aku merasa nyaman dan bahagia walau hanya di rumah aja.. Eh kadang jenuh juga sih hahaha..

2021

Melakukan kebaikan tidak harus nunggu pergantian tahun, mulai dari sekarang dari detik ini juga. Bismillah 3..2..1.. Nah. Kalau tidak bisa melakukan hal kebaikan "pelan-pelan dulu, trus paksain".. Emang berat sih serius. Aku juga suka paksain diri sampai sekarang karena hati ini kalau dibiarkan kotor terus lebih susah menerima kebenaran. 

Jadi aku pernah membaca komentar orang-orang mengenai hidayah. Aku screenshoot dua komentar yang berurutan. 


Sengaja aku tutupi namanya biar ga pada nyariin. Masya Allah, ketika baca komentar paling atas langsung tersentuh.  Begitu juga komentar kedua.

Aku masih belajar.. Banyak banyak belajar. Aku juga bukan orang yang begitu baik. Masih jauh dari itu.. Tapi aku bukan pula penjahat. 

Cukup sekian Kata Pengantar dari aku, semoga bermanfaat yaa.. 

Share:

Mulai Berkebun Di Perkarangan Rumah Saat Covid 19

 


Selamat datang teman-teman ke mini farm ku ahhahaha. Dimana hei mini farmnya? Lokasi di halaman rumah. Alamatnya tidak perlu ku kasih tau ya hehe. Lewat tulisan kali ini aku mau menggambarkan mini farm aku yang sangat mini hehe.

Selama masih pandemi covid 19, kegiatan aktivitas di rumah semakin padat, dan aku menambahkan kesibukan dengan hobi baru yang rutin ku jalani di rumah yaitu berkebun. Hobi berkebun jadi hobi tren dan populer. 

Berkebun #dirumah aja

Berkebun tidak perlu membutuhkan space yang luas. Di halaman perkarangan rumah yang sempit aja bisa dimanfaatkan menggunakan polybag dan hidroponik sistem wick. Ohiya ada yang unik lagi kamu bisa menanam hidroponik secara vertikal, dan tumbuhan menempel di dinding. Nah, hemat space bukan?. Paling penting adalah posisikan tanaman agar mendapatkan sinar matahari yang cukup. Sayangnya halaman rumah ku tidak mendapatkan sinar matahari. 

Ini baru belajar berkebun sih, niat awal buat berkebun di rumah adalah agar hasil panen bisa dikonsumsi sendiri, mama tidak perlu pergi ke pasar beli bahan makanan. Berkebun sendiri bisa menghasilkan hasil yang organik lebih sehat. Jadi, aku membeli benih sayuran dan buah bukan tanaman hias. 

Belajar Berkebun Bersama Infarm

Aku punya pengalaman praktek kelompok menanam jagung di kebun sungguhan saat duduk dibangku kuliah. Gagal.. Tidak bisa panen.. Karena ada kambing yang memakan tanaman kelompok ku dan lainnya. 

Pengalaman berkebun dirumah juga pernah dan gagal juga. Menanam cabai dari benih sendiri. Aku mencoba eksperimen dengan biji cabai yang aku cuci, kemudian langsung aku masukan ke dalam tanah. Numbuh terus numbuh, tapi daun terserang hama putih, lama kelamaan daunnya bergugur sendiri, ada pula yang menguning. 

Selain cabai, aku mencoba menanam bawang merah dari bawang merah yang beli di pasar. Numbuh dan berbuah, sayangnya panen disaat waktu yang tepat, karena aku kurang tau kapan waktu panennya. Tidak dilanjutin lagi deh. 

Intinya semua yang aku tanam tanpa dasar ilmu dan cuma modal praktek saja. Aku berusaha tidak mau jadi bodoh lagi. 

Suatu hari ada iklan instagram mengenai berkebun praktis di rumah yang bisa setiap hari panen dari Infarm id. Terus ku follow saja instagram dan tanpa ragu kemudian beli paket berkebun di rumah praktis. Aku memesan melalui WA. 



Paketnya datang.. Apa saja yang aku dapatkan dari paket berkebun ini? Harga satu paket ini senilai 180.000 rupiah
  • 2 tray semai
  • 10 jenis benih
  • Nutrisi AB Mix
  • Cocopeat
  • Polybag 30 buah
  • Masuk grup telegram biar bisa konsultasi
  • Ebook
  • Video tutorial
Aku bisa belajar berkebun bersama Infarm. Ya, aku punya grup yang satu visi sama-sama berkebun dan panen. 


Ini pertama kali menyemai menggunakan cocopeat. Apa itu cocopeat? Aku juga baru tau cocopeat. Cocopeat berasal dari sabut kelapa. Aku sedang mencoba nanam cabai dan wortel mulai tanggal 14 Juli 2020.

Letakkan cocopeat ke tray semai, lubangi cocopeat setiap tray semai, masukkan benih yang mau ditanam. Jangan lupa disiram. Kemudian tutup dengan kain, dan simpan di tempat yang gelap. Setiap hari disiram apabila sudah numbuh sprout atau kecambah. Jangan tutup lagi dengan kain. Letakkan diluar. 

Ini dokumentasi kurang lebih 3 minggu usia tanaman cabai ku. 


Share:

Bersepeda di Era New Normal

Hai



Memasuki Era New Normal bukan berarti pandemi corona covid 19 telah berakhir, kita tetap mematuhi protokol kesehatan seperti jaga jarak, cuci tangan, membawa  helm dan perlengkapan ibadah sendiri, mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi.


Bersepeda menjadi tren terbaru di Era New Normal. Loh kok bisa ya? Semenjak di rumah aja, kita merasa bosan dan jenuh melakukan di rumah aja, bahkan berolahraga di rumah aja. Weits sabar, ini termasuk cara ikhtiar kita menghindari covid 19. Nah di era New Normal, Orang-orang sudah bisa beraktivitas di luar rumah, sepeda bisa jadi pilihan sehat nih gaes.

Meningkatnya jumlah peminat bersepeda, produksi sepeda pun meningkat. Bahkan harga sepeda naik. Wah Alhamdulillah sudah punya sepeda sebelum covid 19 walaupun jarang digunakan. Kini lebih rajin bersepeda dari sebelumnya hehe.

Aku bersepeda mengelilingi daerah sekitar rumah.. Hehe sekitar 6 km. Aku sering bersepeda bersama teman atau kakak and the genk. Bersepeda dengan santai, dapat relax nya,jadi lebih tenang gitu dan tidur pun bisa nyenyak. Pengalaman paling jauh yang terhitung yaitu 41 km startnya dari belakang UMN sampai ke Bintaro. Wiiih seru

Ada dua aplikasi untuk mengukur jarak bersepeda yaitu starva dan relive.

Hal Penting Yang Harus diperhatikan Saat Bersepeda di Era New Normal


Sebagai pengguna sepeda di jalan raya demi keselamatan dan aman pada saat pandemi covid 19.

1. Memakai masker disaat bersepeda dan menurunkan intensitas. Jangan mengebut dan terlalu cepat yang dapat menjadi sesak napas. 

2. Jaga jarak dan social distancing. 
Ketika bersepeda dengan komunitas atau dengan pesepeda lainnya tetap jaga jarak dan social distancing. 

3. Bersepeda di jalur sepeda
Sebagai pengguna sepeda di jalan raya, kita harus menjaga etika bersepda yang baik dengan menghargai pengguna transportasi pribadi dan umum. Jangan sampai menutupi jalan mereka, karena kecepatan kendaraan bermotor dan mobil lebih cepat daripada sepeda. Jangan juga bersepeda diatas trotoar yang dapat mengganggu pengguna jalan  kaki. 

4. Memakai bel sepeda
Tidak seperti motor yang mempunyai sen dan kaca spion lebih mudah untuk bergerak ke arah samping, sepeda cuma mengandalkan kepala sedikit mengarah kebelakang, penting juga menggunakan bel sepeda layaknya seperti klakson supaya memberi pesan bahwa ada sepeda yang ingin bergerak ke samping atau lebih cepat. 

5. Menggunakan lampu dan senter
Nah ada lagi perlengkapan yang penting banget buat pesepeda di malam hari atau subuh. Perlengkapan lampu diletakkan dibagian belakang sepeda, roda dan helm agar pengendara lain dapat melihat sepeda tersebut , senter pun juga agar kita bisa melihat jalan kondisi gelap

6. Menggunakan helm sepeda
Bukan untuk gegayaan tapi untuk melindungi bagian kepala dari panas atau benturan benda keras apabila terjadi kecelakaan. 

7. Perhatikan dan fokus
Jangan menyelip kendaraan besar, ingat bersepeda di era new normal bukan ajang percaya diri kebut kebutan. Jangan melawan arah ya..

Nah terakhir jangan lupa membawa air minum untuk menjaga hidrasi dalam tubuh. 
Share: