Aku Kpoper (K-Pop Fans), Tapi itu dulu

Korea selatan, boyband, girl band, SHINee, 2 pm, SNSD, SMTOWN,
Aku Kpoper

Hai... KPoppers di Indonesia sudah merajalela. Mereka itu kompak banget dan sayang banget sama sosok Oppa atau Idola nya. Fans terbanyak KPop itu adalah wanita. Huuuuuuu... Aku juga termasuk sih, tapi itu dulu.

KPop itu apa sih?  Ruang lingkupnya cuma lagu aja kan? Tapi kok seakan akan semua apapun tentang korea disebut Kpop. Sebenarnya bukan Kpop, namanya adalah K-Fans.

Aku dulu kpoper, tapi alhamdulillah sekarang sudah tidak lagi. Aku mengenal Korea itu dari drama. Kemudian, aku tahu lagu KPop dari OST drama Korea. Semenjak itu, aku suka KPop dibandingkan drama.

Awalnya aku kenal Korea itu dari Kakak aku yang sering nonton film Full House. Aku tidak nonton film Full house, tapi selalu dengar cerita kakak yang bilang film ini romantis. Aku masih kelas 5 SD. Aku masih terlalu muda untuk mengenal romansa cinta. Aku suka banget dengar OST Full house pada saat itu, walaupun tidak mengerti artinya dan ngga bisa nyanyinya.

Bendera Korea Selatan | sumber: indosport.com

Masih ingat pas kelas 5 SD disuruh menggambar dan mewarnai bendera negara-negara. Salah satu bendera negara yaitu Korea Selatan. Alasannya gambar bulat tengah itu mengingatkan aku dengan minuman soft drink Peps* yang biasa dapat kalau makan makanan cepat saji.

Drama Korea yang pertama aku tonton adalah Jewel in the palace. Film ala ala kerajaan Korea Selatan. Dari film itu aku belajar sedikit kebudayaan Korea Selatan dari segi pakaian dan gaya berpakaian. Satu lagu OST aja aku hafal. Senang bisa menghafalkan satu lagu itu, berasa bisa bahasa Korea ahahahaha.

Suka Boyband dan Girlband Korea, tapi dulu

Maaf jadi ngebahas drakor lagi nih, drama Korea favorit aku itu adalah Boys Before Flowers. Itu film pas zaman aku SMP kelas dua. Nah di film itu banyak banget lagu yang enak di dengar. Sering aku putar semua OST film itu.

Aku sangat suka film Boys Before Flowers dan teman-teman aku juga banyak yang suka. Jadi obrolan kami itu mengenai cerita BFF dan oppa oppa di film itu pas pulang sekolah.

Ada pula iklan majalah Ga*l yang isinya tentang BBF dan terbit setiap hari Senin.

Pertamanya, Aku suka minta duit sama mama beli majalah Ga*l. Esoknya aku menabung dari seribu sampai dua ribu untuk beli majalah itu yang harganya 8-9 ribu. Majalah itu aku baca dan poster aku kumpulin dan di tempel di dinding rumah. Poster nya ada ukuran 1 Meter loh.

Nah dari Majalah itu, ada membahas Key SHINee yang suka warna pink dan pintar memasak. Aku jatuh cinta pertama kalinya dengan boyband Korea.

Alasan aku suka KPOP itu personilnya tampan atau cantik, pakaian modis dan keren, musiknya itu enak didengar, badannya ideal banget, Koreografinya sih mantap dan susah untuk diikuti, MV nya ngga ngebosenin. Yaiyalah ngga ngebosenin, personilnya bikin mata melek ngga bisa ngedip.

Aku punya mp4 pertama kali waktu SMA kelas 1 dibeli papa. Nah isi MP4 itu hampir semua lagu KPop dari SHINee, SNSD dan Super Junior. Yang aku tahu dan aku kenal cuma 3 itu aja. Bukan hanya lagu aja, tapi foto-foto personil SHINee dan SNSD. Foto Suju, aku ngga punya karena personilnya banyak dan ngga hafal hafal hehe. Sumpah itu banyak banget, mungkin isinya bisa 2000 file dalam 4 gb.

Itu semua aku dapat dari teman SMA aku yang fanatik banget dengan K-Pop. Aku sama dia memang akrab, nama kami pun sama. Sering banget ngomongin Kpop mulu dan itu ngga bosenin.

Aku juga menyebar virus KPop ke sepupu aku, supaya aku ada teman Kpop ahahahhaha. Mereka pun nurut, dan kami punya bias masing-masing.

Kakak aku pernah melihat aku nonton Video klip SHINee. Apa kata kakak aku? " Ih kek bencong itu dek, ganti ah ".  Kata aku "ngga kak, itu emang mukanya ganteng gitu". Aku ngga peduli orang Korea itu memiliki wajah hasil operasi plastik, wajah seperti banci lah. Tetap aku ngga peduli dan tetap setia. 

Aku memutuskan untuk berhenti menjadi KPop waktu kelas 2 SMA. Alasannya adalah aku merasa pikiran aku sudah tercuci otaknya dengan Oppa, Girlband, Drakor. Not Normal. Aneh banget...Kok hidup aku begini amat ngikutin gaya dan prilaku mereka contohnya gaya foto. Untung fotonya udah hilang gara gara laptop rusak ahhahaha. Mp4 aku juga ngga tau kemana.

Aku sih ngga tau kenapa bisa menjadi biasa aja sama korean pop, drama korea. Suka heran aja sama orang yang suka nangis gara gara oppa. Memilih pasangan hidup itu seperti oppa.

Aku mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Rohani Islam (Rohis) dan disana aku mempunyai teman yang tidak menyukai atau tidak paham dengan Kpop. Itu membuat aku lama-lama rasa suka dan cinta dengan Kpop itu memudar.

Maaf aku disini bukan menggurui, aku merasa apa yang aku suka itu cuma karena paras, padahal beberapa perilaku para KPop itu yang tidak patuh di contoh seperti LGBT lah, bunuh diri, buka baju di atas panggung dsb.

Apalagi aku semakin yakin dan bersyukur dengan keputusan aku setelah melihat cuplikan video ig Fuadbakh. Tulisan ini bukan menunjukkan aku membenci K-Pop, tapi aku menulis bagaimana awal aku mengenal K-Pop dan alasan aku berhenti menjadi K-Pop. Aku tetap menyukai Negara Gingseng Korea kok. 


Share:

No comments:

Post a Comment