Saffron Untuk Kanker Serviks

Info baru lagi gaes biar melek sedikit tentang kanker serviks. Kenapa? karena kanker serviks adalah salah satu kanker yang paling mematikan pada wanita selain kanker payudara.

Menurut data  Kementerian Kesehatan RI setidaknya terjadi 15000 kasus kanker serviks setiap tahunnya di Indonesia. Dan bahkan menurut WHO 10% kematian karena kanker serviks ini gess. Jadi harus banget jaga kesehatan karena kanker serviks ini gejala awalnya masih suka disepelekan. Jadi buat para ciwi harus aware ya mengenai serviks ini.


Apa Itu Kanker Serviks?

Kanker Serviks adalah kanker yang tumbuh pada sel-sel di leher rahim. Umumnya, kanker serviks tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Gejala baru muncul saat kanker sudah mulai menyebar. Dalam banyak kasus, kanker serviks terkait dengan infeksi menular seksual. 

Gejala Awal Kanker Serviks

  • Perdarahan dari vagina di luar periode menstruasi, setelah berhubungan seks, setelah pemeriksaan panggul atau setelah menopause.
  • Sakit pada bagian panggul saat seks.
  • Keputihan yang encer, berwarna kecoklatan, bercampur darah, dan berbau busuk.
  • Sakit ketika buang air kecil atau berhubungan seksual.
  • Terdapat darah pada urine.

Stadium Kanker Serviks

  • Stadium 1
    Sel kanker tumbuh di permukaan leher rahim, tetapi belum menyebar ke luar rahim.
  • Stadium 2
    Kanker sudah menyebar ke rahim, namun belum menyebar hingga ke bagian bawah vagina atau dinding panggul.
  • Stadium 3
    Kanker sudah menyebar ke bagian bawah vagina, serta menekan saluran kemih dan menyebabkan hidronefrosis.
  • Stadium 4
    Kanker serviks stadium 4 telah menyebar ke organ lain, seperti kandung kemih, hati, paru-paru, usus atau tulang.
Terus gimana peran saffron dong kalau udah berstadium gini?. 

Hasil Penelitian Saffron untuk Kanker Serviks

  • Studi mikroskopis mengungkapkan bahwa sel kanker serviks yang diobati dengan crocin menunjukkan area vakuolasi, pengurangan ukuran, penyusutan sel dan inti piknotic.Perubahan sel kanker serviks setelah terpapar crocin telah menunjukkan aktivasi jalur kematian sel program. (sumber: saffron chemoprevention in biology and medicine: a review, Nair SC Kurumboor SK, Hasegawa JH Cancer Biother. 1995 Winter)

  • Hasil penelitian menunjukkan bahwa crocin dan liposomnya dapat menyebabkan kematian sel pada sel kanker serviks, dimana enkapsulasi liposomal meningkatkan efek sitotoksik  
    (sumber: Improvement of cytotoxic and apoptogenic properties of crocin in cancer cell lines by its nanoliposomal form. Mousavi SH, Moallem SA, Mehri S, Shahsavand S, Nassirli H, Malaekeh-Nikouei B PharmBiol.2011 Oct

  • Escribano dan rekan kerja (1996) menunjukkan bahwa aktivitas penghambatan pada pertumbuhan in vito sel kanker serviks oleh ekstrak saffron terutama disebabkan oleh crocin sedangkan picrocrocin dan safranal masing-masing memainkan peran kecil dalam sitotoksisitas ekstrak saffron. 

    Hasil ini menunjukkan bahwa gula mungkin berperan dalam efek sitotoksik saffron, karena crocetin (karotenoid terdeglikosilasi) tidak menyebabkan penghambatan pertumbuhan sel bahkan pada dosis tinggi
    (sumber: Crocin, safranal and picrocrocin from crocin (Crocus Sativus L.) innhibit the growth of human cancer cells in vitro. Escribano J, Alonso GL, Coca-Prados M, Fernandez JA Cancer Lett, 1996 Feb 27.
Sadari kesehatan serviks dengan nyaffron Kashmir kuy. Nah saffron kashmir pilihan dan pelopor nomor satu di Indonesia adalah Taqychan Saffron.

Untuk pemesanan bisa klik disini 
Info lebih lanjut mengenai saffron Kashmir Taqychan Saffron ada di instagram Taqychan Saffron @taqychan_saffron1 

Share:

No comments:

Post a Comment